Budidaya Ikan di Kolam Bioflok

Dapatkan harga PROMO untuk Terpal Rol dan Lembaran hanya di Ahsan Jaya Terpal & Membrane.

Blog

Budidaya Ikan di Kolam Bioflok dan Biaya Pembuatannya

Kolam bioflok merupakan salah satu metode dalam budidaya ikan, khususnya lele. Ini merupakan alternatif cara budidaya, selain metode konvensional yang selama ini banyak dipraktikkan. Belakangan metode kolam bioflok menarik perhatian para praktisi. Tentu saja karena metode ini memiliki banyak kelebihan.
Sebelum mengetahui apa saja kelebihan dari sistem bioflok, perlu Anda simak terlebih dulu tentang pengertiannya. Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Sistem Kolam Bioflok
Pengertian kolam bioflok dapat diketahui melalui definisi istilahnya. Bioflok sendiri adalah bentukan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yakni bios dan flock. Bios berarti kehidupan, sedang flock berarti gumpalan. Sistem bioflok memanfaatkan gumpalan organisme yang bisa hidup di dalam kolam.
Maka dari itu, pengertian kolam bioflok adalah metode yang mengadopsi teknologi pengolahan air limbah secara biologis, dengan memanfaatkan mikroorganisme yang berfungsi meningkatkan kadar karbon dan nitrogen dalam air. Pendapat tersebut diungkapkan oleh Suprapto (2013) yang juga memberi istilah lain untuk bioflok, yaitu lumpur aktif.
Gumpalan mikroorganisme hidup sengaja diletakkan di dalam kolam. Jenis mikroorganisme yang biasa dipakai, seperti jamur, bakteri, algae, protozoa, cacing, dan sebagainya. Berbagai jenis mikroorganisme disatukan hingga berbentuk gumpalan menyerupai lumpur.

Fungsi Sistem Bioflok
Penerapan metode budidaya ikan dengan sistem bioflok secara umum ditujukan demi meraih efisiensi. Tapi secara spesifik metode ini memiliki sejumlah fungsi yang masing-masing saling berkaitan, di antaranya:

  • Mengubah nitrogen anorganik dari feses dan pakan menjadi protein yang bisa dimanfaatkan menjadi pakan ikan.
  • Konsentrasi parameter TAN, amoniak, nitrit, dan nitrat mengalami penurunan, sehingga kualitas air pun menjadi lebih baik.
  • Jumlah limbah sedikit, sehingga pembuangan air tidak berdampak besar pada lingkungan sekitar kolam.
  • Efisiensi penggunaan air dan pakan, serta kebersihan air menurunkan tingkat kematian bibit, sehingga hasil panen melimpah, pun dengan bobot rata-rata yang lebih baik.
  • Cara Budidaya Ikan di Kolam Terpal Bioflok
    Kami mengambil contoh dari Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat vol. 1, Februari 2019 dengan judul Budidaya Ikan Lele dengan Metode Bioflok pada Peternak Ikan Lele. Praktik ini menggunakan dua unit kolam terpal bulat berdiameter 2m dengan volume total 2,51m3.
    Setelah konstruksi kolam terpal rampung, saatnya mengisi air hingga ketinggiannya mencapai kira-kira seperlima tinggi kolam. Sementara itu, siapkan lumpur aktif untuk kolam terpal bioflok.
    Dalam praktik ternak ikan lele ini, praktisi menggunakan sejumlah jenis bahan organik, seperti air kelapa, gula merah, nanas, probiotik, tempe, yakult, molase, tepung, dan ragi.
    Bahan-bahan tersebut diblender hingga halus dan tercampur rata. Kemudian melalui proses pendiaman dan fermentasi selama kurang lebih lima hari. Setelah waktunya, praktisi menambahkan dedak pada gumpalan bioflok tersebut, sebelum kemudian memasukkannya ke dalam kolam yang telah berisi air.
    Proses fermentasi berlanjut dengan membiarkan bioflok di dalam kolam selama 15 hari. Fermentasi selama 15 hari menghasilkan kolam air dengan warna tidak lagi bening, tetapi cenderung hijau dan mengeluarkan aroma sedikit kurang sedap.

Tahap selanjutnya adalah menebarkan benih. Pada masing-masing kolam dimasukkan 2.000 ekor bibit ikan lele, sehingga total keseluruhan benih adalah 4.000 ekor. Hasil percobaan menunjukkan tingkat efektivitas yang lebih baik dari kolam bioflok. Tingkat kematian ikan lele berhasil ditekan hingga kurang dari 20%. Budidaya selama 2,5 bulan menghasilkan panen lele berjumlah 3.250 ekor dengan bobot rata-rata 100 gram.

Biaya Pembuatan Kolam Bioflok
Pembuatan kolam dapat dilakukan sendiri atau memercayakannya kepada teknisi ahli. Biayanya akan tergantung diameter kolam dan tingkat kesulitan pemasangannya. Ahsan Jaya memiliki produk-produk terpal kolam berkualitas dengan harga terjangkau. Sekaligus layanan instalasi kolam terpal sesuai kebutuhan Anda. Mau konsultasi pun bisa.

Harga terpal kolam bulat di pasaran bermacam-macam tergantung lokasi dan kualitasnya. Ahsan Jaya sendiri menyediakan kolam terpal bioflok dalam berbagai bentuk dan ukuran.
Jika memakai kolam terpal kotak, ukuran yang ideal untuk 1.000 ekor ikan lele adalah 5 × 2 meter.
Untuk rangka kolam bioflok, bisa menggunakan bambu yang harganya cukup murah. Bambu petung umumnya dijual seharga Rp30 – 45 ribu per meter.

Ahsan Jaya memberikan harga spesial di bulan ini, baik untuk produk terpal lembaran maupun terpal rol. Harga lengkapnya dapat anda lihat di brosur promo kami.

Untuk info produk, harga dan paket pembuatan kolam biofolk ini silakan menghubungi Ahsan Jaya di nomor WA https://wa.me/6281252021128