ternak lele kolam terpal

Hai rekan Agribisnis mari kita bahas tentang ternak lele kolam terpal. Peternakan lele di kolam terpal lagi populer di Indonesia. Dalam segi bisnis memang kolam terpal menawarkan keuntungan yang lebih baik. Dari segi kelestarian lingkungan juga kolam terpal tidak merusak lahan.

Mengapa Ternak Lele Kolam Terpal?

Lele adalah salah satu species yang banyak digandrungi peternak ikan. Diantaranya karena lele lebih mudah diternak, lebih tahan perubahan cuaca, mudah beradaptasi, kandungan gizi yang tinggi, dan banyak diminati masyarakat. Mulai munculnya varietas Lele Unggul seperti Lele Sangkuriang makin menambah popularitas lele untuk sajian kuliner. Itulah alasan awal mengapa beternak lele sangat diminati.

Kelebihan beternak lele menggunakan kolam terpal adalah:

  1. Kolam lebih bersih,lebih mudah mengontrol ikan
  2. Debit air mudah diatur, karena sudah dilengkapi dengan saluran pembuangan
  3. Menghasilkan kualitas lele yang lebih tinggi.
  4. Penggunaan lahan tidak berubah (rusak) akibat penggalian atau penyemenan.
  5. Biaya pembuatan kolam lebih murah
  6. Cara pembuatan kolam lebih mudah dan praktis
  7. Kolam mudah dipindahkan
  8. Proses panen lebih mudah

Tahap #1 : Membangun Kolam Terpal

Tahap pertama dalam Ternak Lele Kolam Terpal tentu saja mencari lahan. Setelah dapat lahan baru kita bangun kolam terpal untuk media beternak lele. Kolam terpal adalah terpal yang telah dirancang khusus untuk media kolam. Kolam terpal memiliki 2 varian, yakni kolam terpal bundar dan kolam terpal kotak.

Kelebihan kolam kotak adalah luasan area yang lebih maksimal dibanding kolam bundar. Misal kolam kotak ukuran 3×3 maka luas efektifnya 9m. Sedangkan kolam bundar dengan diameter 3m didapati luas efektif hanya 7,07 m. kekurangan kolam kotak, persebaran lele kadang tdiak merata. Sedang dalam kolam bundar persebaran lele lebih padat dan rata.

Anda bisa memesan kolam terpal di Ahsan jaya, cek spesifikasi dan harga di sini. Setelah kolam terpal datang silahkan cuci untuk membersihkan kolam dari lem dan bahan kimia pada proses produksinya.

Setelah dibilas bersih, isi kolam terpal untuk ternak lele dengan air hingga ketinggian 20cm. Daiamkan dalam waktu kurang lebih 1 minggu. Hal ini berguna untuk pembentukan lumut dan fito plankton sebagai makanan awal benih lele.

Kemudian tambahkan air lagi hingga 80 cm ketika ikan sudah beranjak dewasa. Air yang telah ditinggalkan seminggu akan menguap. Untuk menyiasatinya tambahkan daun singkong atau pepaya untuk peneduh ikan. Biarkan mengambang di dalam kolam.

Tahap #2 : Pemilihan Benih Lele Unggul

Anda bisa membeli benih lele di kota tempat Anda tinggal. Kami tidak sarankan mengambil lele dari jarak yang jauh karena bayi lele bisa stress karena goncangan dan mati di perjalanan. Silahkan mencari referensi dg cara bertanya kepada teman-teman yang sudah beternak lele sebelumnya dimana beli benih lele yang bagus.

 

[alert title=”Peringatan” type=”alert-warning”]Jangan campurkan benih lele dari 2 tempat pembenihan berbeda di 1 kolam. Lele bisa stress dengan proses adaptasi.[/alert]

 

Ciri-ciri benih lele unggul adalah:

  • Benih terlihat aktif melakuan oksigenasi
  • ukuran terlihat sama rata
  • warna sedikit lebih terang (variets tertentu mungkin beda)
  • gerakannya lincah & agresif